BestAgaric | Solusi untuk kesehatan anda

Bestagaric adalah ramuan herbal yang diramu dari berbagai jenis herbal yang berkhasiat, dibandingkan dengan produk herbal lain yang sudah ada dipasaran,Bestagaric merupakan produk herbal hasil dari fermentasi dan extrak berbagai tumbuhan asli Indonesia.
KHASIAT BESTAGARIC :
Membersihkan darah dan mengencerkan darah, membersihkan pembuluh darah.Bestagaric Mampu mengatasi berbagai macam penyakit berat yang sulit disembuhkan diantaranya: Stroke. jantung, darah tinggi, kolesterol, kanker, asam urat, diabetes. hepatitis, ginjal, migran, maag, wasir, asma dan penyakit degeneratif.
KOMPOSISI BESTAGARIC :
Propolis bermanfaat untuk antibiotik alami, anti virus, anti bakteri untuk menetralkan racun dalam tubuh, mengandung Biofiavanoid berfungsi sebagai kekebalan tubuh.
Propolis adalah suatu zat yang dihasilkan lebah dari berbagai pucuk daun-daun muda yang dicampur dengan air liurnya. Propolis atau lem lebah digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang lebah. Propolis bersifat anti bakteri (disinfectan) yang membunuh semua bakteri, oleh lebah digunakan untuk melindungi sarang dari gangguan virus kuman dan bakteri.
Propolis bisa digunakan untuk meyembuhkan berbagai penyakit pada manusia. Di Australia propolis sudah digunakan secara meluas sebagai obat karena khasiatnya yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.Propolis mengandung lebih dari 300 unsur, diantaranya: flavanoids, chalcones, dehydrocalcones, asam alipatik dan ester lainnya, asam alipatik rantai panjang, minyak volatil rantai pendek, asam aromatik dan ester lainnya, asam benzoik dan turunannya, aldehida, senyawa alkohol, asam sinamat dan turunannya, ketine, phenol, sama amino, vitamin, mineral.
Propolis bisa digunakan untuk meyembuhkan berbagai penyakit pada manusia. Di Australia propolis sudah digunakan secara meluas sebagai obat karena khasiatnya yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.Propolis mengandung lebih dari 300 unsur, diantaranya: flavanoids, chalcones, dehydrocalcones, asam alipatik dan ester lainnya, asam alipatik rantai panjang, minyak volatil rantai pendek, asam aromatik dan ester lainnya, asam benzoik dan turunannya, aldehida, senyawa alkohol, asam sinamat dan turunannya, ketine, phenol, sama amino, vitamin, mineral.
Dikarenakan oleh lengkapnya unsur yang terdapat dalam propolis, maka propolis memiliki lebih dari 60 manfaat positif dalam tubuh. Manfaat positif propolis itu diantaranya: mengaktifkan makrofage, menghambat pertumbuhan sel tumor pada usus besar, efek pembekuna darah, alergy, anti mikro organisme yang tahan terhadap asam, anti alergi, anti bakteri, anti biotik, anti jamur, anti depresi, anti pendarahan, anti herves, anti infeksi, disinfectan, anti pembengkakan, anti leukimia, anti TBC, anti oksidan , anti kejang, anti stress, anti septik, anti virus, menurunkan efek buruk akibat alkohol dan rokok, menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol darah, menghaluskan kulit, anti glaukoma, menurunkan resiko pecahnya pembuluh darah, menurunkan efek negatif penyinaran kanker, anti radiasi matahari, meningkatkan biosintesa protein.
Jamur ABM mengenai beta (ß) D Glucan pada awalnya adalah senyawa yang ditemukan dari dinding sel tanaman, bakteri dan jamur yang sebaik dengan yang dihasilkan dari tanaman tingkat tinggi, namun relatif lebih tinggi pada Oats, Yeast dan jamur (mushroom).
Glucan adalah polisakarid yang terbuat dari rantai molekul glukosa. Sedangkan beta (ß) adalah sebutan dari posisi steric dari group hidroksi glukosa yang termasuk dalam formasi rantai tersebut. beta (ß) 1,3 D Glucan dan beta (ß) 1,6 D Glucan yang biasa terbentuk. Sedangkan penomoran 1,3 dan 1,6 adalah berdasarkan posisi molekul glukosa yang terangkai bersama rantai.Pada tahun 1940-an sebuah riset telah dilakukan dan ditemukan suatu substansi yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh yang di sebut Zymosan dan tidak diketahui dengan jelas sampai pada tahun 1960-an.Hingga pada tahun 1970-an Nicholas Diluzio di Talune University meneliti beta (ß) 1,3 D Glucan pada manusia dimulai, kemudian diuji lagi oleh Dr Peter Mansell bahwa senyawa beta (ß) D Glucan mampu mengaktifkan macrophage.Pada tahun 1980 di Harvard Study menggambarkan adanya rangsangan yang disebabkan oleh senyawa beta (ß) D Glucan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Disamping juga sejumlah riset yang menunjukan bahwa senyawa beta (ß) D Glucan juga mampu mengaktifkan macrophage untuk mengatasi infeksi HIV, komplikasi yang disebabkan trauma berat dan akibar radiasi, juga mampu untuk meningkatkan efektifitas antibiotik dan antivirus (Adjuvant effect).Selain kemampuan sebagai Immunoaktifator beta (ß) D Glucan juga bermanfaat untuk antioxidant, radioprotective (perlindungan akibat radiasi, seperti radiasi yang diakibatkan karena perjalanan melalui udara, sinar X, mammogram yang berkali-kali, ultraviolet sinar matahari, radiasi komputer dan lain-lain) hal ini karena beta (ß) D Glucan mampu untuk mengaktifkan macrophage untuk memperbaiki dan membantu regenerasi sel dan jaringan yang rusak.Juga bermanfaat sebagai antineoplastic yakni mengaktifkan macrophage untuk mengenal dan merusak sel yang mengalami mutasi yang bisa menyebabklan kanker atau tumor.
Menurut r. M. Juffrie, Sp.A K., Ph.D (bagian ilmu kesehatan anak FK UGM) menganalogikan tubuh sebagai sebuah pohon. Pohon ini memiliki akar, batang, daun, dan buah. Pastinya, ia juga harus memiliki akar yang kuat dan sehat untuk dapat menyerap unsur hara dalam tanah. Akar ibarat saluran pencernaan yang juga harus dijaga.
Di dalam saluran penceranaan kita, terdapat 100 triliun sel bakteri dan lebih dari 500 macamnya. Artinya, terdapat 105-107 sel bakteri per gram-nya. Secara garis besar, bakteri ini dikelompokkan menjadi bakteri baik dan bakteri jahat. Bakteri baik misalnya: Bifidobacterium, Eubacterium, dan Lactobacillus. Sementara bakteri jahat contohnya: Escheriachia coli, Clostridium perfringence, Salmonella, dan Staphilococcus. Jumlah bakteri baik di dalam saluran cerna kita ini harus dijaga agar kesehatan saluran cerna berada dalam keadaan optinal.Tentunya bakteri yang termasuk probiotik harus memenuhi sejumlah kondisi sebagai berikut:
Di dalam saluran penceranaan kita, terdapat 100 triliun sel bakteri dan lebih dari 500 macamnya. Artinya, terdapat 105-107 sel bakteri per gram-nya. Secara garis besar, bakteri ini dikelompokkan menjadi bakteri baik dan bakteri jahat. Bakteri baik misalnya: Bifidobacterium, Eubacterium, dan Lactobacillus. Sementara bakteri jahat contohnya: Escheriachia coli, Clostridium perfringence, Salmonella, dan Staphilococcus. Jumlah bakteri baik di dalam saluran cerna kita ini harus dijaga agar kesehatan saluran cerna berada dalam keadaan optinal.Tentunya bakteri yang termasuk probiotik harus memenuhi sejumlah kondisi sebagai berikut:
- Tahan hidup di saluran cerna setelah dikonsumsi: Tahan terhadap lisozim, asam lambung dan asam empedu.
- Menjaga keseimbangan bakteri di dalam usus dengan memproduksi hasil metabolisme, kompetitif perlekatan pada reseptor epitel.
Hasil metabolisme probiotik :
Asam laktat, H2O2, bakteriosin, laktase, bile salt hydrolase, dan peptidoglycan.
Walaupun tidak begitu tenar, menurut Wood (1992), probiotik yang berisi milyaran mikroba ini memiliki 5 manfaat, yaitu:
Walaupun tidak begitu tenar, menurut Wood (1992), probiotik yang berisi milyaran mikroba ini memiliki 5 manfaat, yaitu:
- Melindungi saluran pencernaan dari bakteri pathogen
- Menurunkan kasus kanker kolon
- Menurunkan kasus gangguan intestin (usus) – diare dan konstipasi